Warga Pringsewu Ditemukan Tidak Bernyawa, Ditepi Sungai, Begini Kejadiannya…?

0
382

Infolampungnews.com, PRINGSEWU – Diduga terjatuh saat sedang memanjat pohon kelapa, seorang warga dusun Polaman Pekon Pagelaran Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di tepi aliran sungai Way Semak Pekon Pagelaran Kecamatan Pagelaran Kabupaten  Pringsewu. Selasa (11/5/2021) sore.

Kapolsek Pagelaran AKP Safri Lubis, SH menjelaskan, korban diketahui bernama Amin Wahidin (34) dan yang pertama kali menemukan adalah istrinya sendiri yakni Siti Atimah (30) sekira jam 16.00 WIB dalam posisi tergeletak telungkup dialiran sungai Way Semak.

Menurut pengakuan istri korban, sekira jam 10.00 WIB korban berpamitan hendak pergi ke sawah, dan saat itu istri korban berpesan kepada korban agar saat pulang dari sawah membawakan kelapa muda (dugan).

Setelah ditunggu hingga tengah hari ternyata korban tidak kunjung pulang, lalu istri korban menyusul kesawah, saat sedang berjalan ditepi sungai Way Semak, istri korban melihat ada sesosok tubuh orang laki-laki dalam posisi tergeletak telungkup tidak bergerak di tepi pinggir aliran sungai Way Semak, saat itu istri korban langsung berteriak dan meminta tolong warga disekitar lokasi.

“Setelah berdatangan warga dan mengevakuasi sesosok tubuh tersebut baru diketahui bahwa seorang yang tergeletak tersebut adalah suaminya” tutur Kapolsek Pagelaran AKP Safri Lubis, SH pada Selasa (11/5/2021) malam.

Pada saat ditemukan, ujar Kapolsek meneruskan, korban diperkirakan sudah dalam kondisi meninggal dunia dan mengalami luka dibeberapa bagian tubuhnya.

“Ditubuh korban ditemukan luka gores dipipi sebelah kanan, luka tergores dibawah hidung sebelah kanan dan keluar darah bercampur air dari mulut dan hidung korban,” jelasnya.

Pada saat petugas kepolisian melakukan Olah TKP dilokasi kejadian, petugas menemukan barang barang milik korban yang berada dibawah pohon kelapa yang berjarak sekitar 25 meter dari lokasi penemuan korban.

“Beberapa barang milik korban yang ditemukan dibawah pohon kelapa diantaranya tas plastik (kampean) dan topi caping” ungkap Kaspolsek.

Kepolsek mengungkapkan dari hasil olah TKP dan identifikasi yang dilakukan personil unit Reskrim dengan dibantu tim Inafis Sat Reskrim Polres Pringsewu dan tenaga medis dari UPT Puskesmas Pagelaran diduga bahwa penyebab kematian korban akibat terjatuh saat sedang memanjat pohon kelapa yang posisinya berada ditepi sungai. “Dugaan sementara korban terjatuh saat sedang memanjat pohon kelapa. Pada saat terjatuh badan korban membentur kayu kayu disekitar pohon kelapa kemudian tercebur ke sungai dan terbawa arus sejauh 25 meter.” terang Safri Lubis.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga mengaku ikhlas dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak setuju untuk dilakukan visum (outopsi) terhadap jenazah.

“Karena keluarga korban sudah menerima dan mengiklaskan kematian korban, maka jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman.” Pungkasnya. **(Ari Yanto)

Previous articleKetua FKWKP Pringsewu Berikan Tali Asih Kepada Tukang Becak
Next articlePetugas Gabungan Screening Arus Balik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here