Tuesday, July 23, 2024
HomeDAERAHDiduga Terindikasi Proyek Siluman, LSM KPAI Akan Laporkan Pembangunan Dua Jembatan di...

Diduga Terindikasi Proyek Siluman, LSM KPAI Akan Laporkan Pembangunan Dua Jembatan di Desa Sukajaya

PESAWARAN – Berbekal Informasi yang diberikan oleh warga masyarakat desa Sukajaya, kecamatan Way Khilau, Kabupaten pesawaran Provinsi Lampung, mengenai adanya Proyek Pembangunan Jembatan Yang terindikasi seperti proyek siluman dikarenakan tidak transparan dalam penerapannya.

LSM KPAI Selanjutnya Melakukan investigasi secara langsung di lokasi pekerjaan yang berada di Jl. Batu Raja Dusun 5. dan Jl. Gunung Dusun 5 Desa Sukajaya Kecamatan Way Khilau Kabupaten pesawaran.

Kordinator Lsm KPAI M. Yunus menyatakan, berdasarkan fakta di lapangan kami menduga bahwa proyek tersebut tidak di temukan adanya papan informasi pekerjaan.

“Hal ini jelas telah melanggar UU No.14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Innformasi Publik, Peraturan Presiden (Perpres) No. 12 Tahun 2021 Perubahan Atas Peraturan Presiden No.16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa, serta Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/2006,” jelasnya. Kamis (11/08/2023).

“LSM KPAI Sangat menyayangkan terkait adanya pembangunan yang menggunakan uang negara masih banyak oknum pejabat yang tidak bertanggung jawab dan tidak tau aturan mekanisme dalam pengelolaan pekerjaan yang menggunakan anggaran dari negara,” imbuhnya.

Kemudian Kordinator Lsm KPAI itu juga menyampaikan bahwa secara kasat mata bangunan tersebut jelas tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan yang sudah di atur dalam peraturan menteri pekerjaan umum.

“Baik dari bahan material yang digunakan ataupun prosedur pengerjaan yang tidak sesuai dengan aturan kementerian pekerjaan umum, dalam pedoman prosedur pembangunan jalan ataupun jembatan yang ada di pedesaan,” urainya.

“Bahwa secara kelembagaan kami akan menyampaikan surat somasi secepatnya kepada kepala Inspektorat untuk segera melakukan penyelidikan, atas laporan yang kami sampaikan atas dugaan proyek siluman tersebut, serta kami menduga bahwa pengerjaan tersebut hanya untuk mencari untung besar semata,” pungkasnya. (Red)

مقالات ذات صلة

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Baca Lainnya :