Tuesday, July 23, 2024
HomeDAERAHBejat! Seorang Bapak Asal Pringsewu Tega Setubuhi Anak Tirinya Sejak Masih SMP

Bejat! Seorang Bapak Asal Pringsewu Tega Setubuhi Anak Tirinya Sejak Masih SMP

PRINGSEWU – Kisah pilu dialami remaja putri asal Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Pasalnya gadis belia yang saat ini berusia 16 tahun telah menjadi korban asusila kebejatan ayah tirinya sejak tahun 2021 silam.

Berawal saat korban, sebut saja bunga, sedang berada di kamarnya lalu didatangi pelaku yang kemudian secara terus terang mengajak korban untuk berhubungan badan layaknya suami istri.

Menanggapi permintaan itu, korban pun menolak namun pelaku tetap memaksa sambil mengancam tidak akan membiayai semua kebutuhan korban, baik biaya sekolah, uang jajan dan sebagainya.

Akibat bapak tirinya terus memaksa dan suka marah bahkan sampai main tangan jika menolak nafsu bejatnya, korban takut dan tidak berdaya saat orang yang seharusnya menjadi pelindungnya malah merusak masa depannya.

Tak hanya sekali, perbuatan bejat itu bahkan dilakukan berulang kali sejak korban masih duduk dibangku kelas 3 sekolah menengah pertama (SMP), hingga saat ini sudah kelas 2 SMK.

Lebih mirisnya lagi, aksi itu juga diketahui ibu korban, namun ia juga tidak berdaya karena turut diancam dan juga sudah sering mendapat perlakukan kasar dari suaminya.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Iptu Maulana Rahmat Al Haqqi, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Benny Prasetya, membenarkan terjadinya kasus asusila tersebut.

Pelaku berinisial SO (41) yang dalam kesehariannya berprofesi buruh harian lepas ini ditangkap polisi dirumahnya pada Kamis sore (07/09) sekira pukul 17.00 Wib. Atau hanya berselang dua jam setelah kasus tersebut dilaporkan ke Polisi.

“Pelaku tidak melakukan upaya perlawanan saat ditangkap dan dirinya mengakui semua perbuatannya,” ujar Iptu Al Haqqi pada Senin (11/9/2023) siang.

Diungkapkan Kasat, terbongkarnya kasus ini setelah saksi MN (48), yang juga kerabat korban, dimana keponakanya diduga telah menjadi korban pencabulan bapak tirinya lalu melaporkannya kepihak berwajib.

“Tau keponakanya telah menjadi korban asusila, saksi tidak terima dan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian,” jelasnya.

Perbuatan itu selalu dilakukan di kamar rumah korban dan terkahir kali terjadi pada Mei 2023 yang lalu, dengan alasan tidak kuat menahan hawa nafsu.

“Akibat peristiwa yang dialaminya, saat ini korban mengalami trauma,” ujarnya.

Selain mengamankan pelaku, kami juga menyita barang bukti sejumlah sepasang pakaian milik korban.

“Pelaku dijerat Undang-Undang perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun penjara.” Tandasnya. (Ari)

مقالات ذات صلة

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Baca Lainnya :